Senin, 24 Maret 2014

Firasat

Bismillah,,  masih setia menjalani hidup. Menjalani rutinitas sebagai hamba dari Allah SWT , anak dari kedua orangtua, Mahasiswi dari universitas, dan karyawan dari sebuah perusahaan, juga  muttarobbi dari sebuah lingkaran halaqoh, dan penduduk dari masyarakat pemeluk islam terbesar di dunia
Sujud syukur  atas semua kesempatan yang Allah berikan , hari ini,  dan masa-masa yang sudah terlalui,
Pernah mendengar sebuah nasihat. “ Hati-hati terhadap firasat kaum mukmin/ orang beriman” ?
Saya pun lupa dari mana saya mendengar hal ini pertamakali, tapi sering saya baca dan mendengarkan orang lain berkata seperti ini,
Firasat bagi setiap orang terkadang disepelekan , karna hal yang ganjil dalam hidup kita dianggap biasa- biasa saja, tapi ketika terjadi  kejadian setelahnya, maka hal yang sepele itu sering di sangkut pautkan terhadap kejadian besar setelahnya.
Mungkin ini kejadian biasa , tapi baru saja saya mengalaminya, sebuah firasat yang datang dan berturut-turut mengingatkan saya akan kebesaran Allah Azza wa jalla

16  februari 2014
Hari itu tim analisa Rnd di kantor  kami mengadakan acara makan bersama ,   acara makan tersebut  direncanakan seusai jam kerja sekitar jam 5 sore , kebetulan hari itu saya sedang menjalankan shaum , insya Allah saya bisa ikut acara tersebut, jika dilihat waktu makan , kami mulai makan pasti sekitar jam 6 .30 bada maghrib . menuju tempat makan kebanyakan dari kami membawa motor kecuali saya dan beberapa orang lain , kami pun di bonceng  yang lain , dan saya memilih menumpang di motor kaka senior perempuan ,  ( menghindari terjadi sesuatu).
Sebelum berangkat ada perasaan aneh, saya 3 kali bolak balik ke kosan –kantor , hanya untuk mengambil mushaf, kemudian mengambil benang rajut, terus balik lagi mengganti kaus kaki, rasanya seperti bukan saya yang biasanya, tenang dan santai saja.
Baru ketika di bonceng saya perhatikan diri di kaca spion, ternyata saya mengenakan jilbab hitam , jaket warna hitam, rok hitam juga sepatu dan kaus kaki hitam . dalam hati  saya berfikir , ini seperti bukan diri saya yang biasa, saya tak suka dengan warna-warna gelap apalagi pakaian hitam ,
“ahh  Bismillah ya Rabb lindungi kami “ cepat cepat sya hilangkan fikiran buruk di benak saya Insya Allah Ada Allah yang selalu menjaga
Di perjalanan , batin terasa tak tenang , tak henti henti saya berdoa, memohon perlindungan “ saya tatap lagi kaca spion itu dan bergumam, “ya Rabb jangan Ambil saya dikala saya berkendara, dan bukan dalam beribadah padamu ya Rabb”  , entah kenapa jiwa melankolis lagi yang keluar ,,
 jalanan pada jam pulang kantor begitu padat, motor mobil truk besar saling berlarian adu kecepatan, pandangan saya tak lepas dari jalanan ,  dan ketika itu di depan kami sebuah truk  sedang bak terbuka berwarna biru  berjalan normal agak lambat,dan kaka seniorku hendak menyalip dari arah kanan,  begitu stang di miringkan kekanan dan akan menyalip , truk biru itu memperlambat jalannya , ok tak bisa dihindari motor yang kami kendarai menabrak truk , kemudian oleng dan terjatuh di tengah jalan,, masya Allah, badan terhimpit motor , saya lihat ada darah ,  kepala pun rasanya pusing , tak ada yang menolong kami beberapa waktu lamanya, hanya kendaraan berlalulalang di dekat kepala saya.. “ya Rabb tolong kami, Ya Rabb tolong kami”, batin saya menjerit  . Alhamdulillah akhirnya ada banyak warga menyebrang dan membawa kami ke pinggir jalan
Dan begitulah ceritanya , hingga saya bisa menulis lagi seperti sekarang ini. ,

30 februari 2014
Dua minggu setelah kejadian itu ,dua kali  saya bermimpi bertemu teman lama, saya melihat wajahnya bersedih dan bersandar dibahu saya , di mimpi itu dia menikah dengan orang yang saya tak sukai saya bertanya padanya ,
“ kenapa kamu menikah dengan orang itu,, apa kamu yakin dengan pilihanmu ??”
dan ia menjawab “ mil saya menerimanya karna dia yang datang pertama kali untuk meminang saya”.
Sayapun terbangun dari mimpi dengan perasaan risau  , saya  segera mengambil hp mengirim nya pesan yang berisi “ assalam , tadi saya bermimpi lagi ttg kamu, saya mimpi kamu menikah dengan laki2 yang tak saya suka, dan wajahmu kelihatan sedih  mudah2an kamu dalam keadaan sehat yah dan dalam lindungan Allah , ana ukhibukkifillah “ dan temanku hanya membalas singkat
 “ tadi malam saya ingin menelpon tapi tdk jadi “

16 maret 2014
Malam tadi saya bermimpi buruk , melihat teman saya terjatuh dari motor,( teman yang sama yang tadi saya ceritakan datang ke mimpi saya)Masya Allah,,, saya hilangkan rasa was-was karna was2 itu datangnya dari syaitan 
hari itu aktifitas saya lalui dengan biasa, pergi tahsin jam 5 pagi s,d jam 8 , kemudian bimbingan ke kampus di cempaka putih  , kemudian ke GBK (gelora bung karno)  sebentar ,
Dikampus saya buka email untuk download bahan skripsi, dan tiba –tiba saya ingat teman saya yang tadi malam saya mimpikan,  saya kirim tulisan ke fbnya, isinya
 “ assalam saudariku, dua malam mini saya memimpikan kamu, semoga kamu dalam keadaan yang sehat , dan jaga kesehatanmu sya doakan yang terbaik dan juga untuk bunda dan ayahmu juga,, ana ukhibukkifillah :-* ”
Hari itu saya akhiri dengan pulang kembali ke tangerang , esok nya pun saya bekerja seperti biasa, masuk shift 2  dan bekerja
Jam 6 sore ada pesan dari teman saya
“cutt(panggilan akrabnya untuk saya  -_- ‘)  aku tadi kena musibah”
Astagfirullah , membaca sms itu tangan saya tiba2 dingin, saya segera membalas sms x
“ kenapa nyuuun( nyuun , panggilan akrab saya untuk nya)??
Dan dibalasnya  “ tadi aku kecelakaan motor”
Astagfirullah haladzim, masya Allah,,,  apa  firasat/ perasaan saya begitu peka, kenapa akhir2 ini selalu bermimpi dan kefikiran terus anak itu ya Allah
Saya langsung menelponnya, dan mendengar suara di sebrang sana , suaranya terbata-bbata , seperti menahan tangis, ,,
ternyata dia  mendapati musibah , ban motornya kempes ketika hendak menuju tempat penelitian untuk tugas akhirnya di ipb,  dan saat itu ia membonceng temannya, ketika tanjakan , karna kondisi badan lelah, motor pun oleng dan terjatuh , sepatunya terpental jauh dan orang yang dibonceng pun tersungkur , ada robekan luka sehingga terlihat darah yang mengalir,
Masya Allah mendengarnya saja membuat saya menitikan air mata, “ ya Allah lindungi , lindungi ia dari segala macam musibah” T.T padahal ia sedang sibuk2nya kuliah , tugas akhir dan kolokium jumat minggu ini, YaRabb berilah ia kemudahan untuk melalui semuanya, sehatkanlah badannya dan permudahlah segala urusannya Aamiin
(mohon doa nya bagi teman-teman yang membaca tulisan ini untuk teman saya Semoga segera di beri kesehatan dan  di permudah segala sesuatu untuknya) syukronn jzk

Baru setelah itu ia bercerita banyak ttg berbagai hal yang ia lewati dan mimpi saya tentangnya membuat kami sama-sama heran, kenapa diwaktu yang sama dan keadaan yang sama pula saya tau kondisinya
Hanya Allah yang tau , begitu ikatan persaudaraan ini tulus dan terikat kuat hingga jarak pun tak bisa mengahalangi untuk kami saling menyayangi dan mengikatkan kami lebih kuat , karna ukhuah itu bukan dari kata2 . ia ada dalam hati terpantul jelas dalam raut wajah dan dibuktikan dengan tindakan juga perbuatan(wallahualam)
Menjadi bahan  renungan bagi saya pribadi , mata hati bisa diasah menjadi lebih tajam ketika pemiliknya mau mendekatkan diri pada Allah dan berusaha membersihkan diri dari dosa2 yang diperbuatnya mungkin dahulu ketika kecil saya pernah merasakan hal seperti ini , ketika  hati masih suci , dan belum tertutup dosa, tapi seiring berjalan usia jarang hal ini saya rasakan kembali , baru akhir2 ini ketika saya mencoba puasa dan istikomah dalam meningkatkan rukhiah, semoga kita semua berlomba dalam ketaatan kepada Allah dan saling mengingatkan dalam kebaikan 
wassalam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar